Jumat, 06 Januari 2012

bentuk perusahaan

Bentuk Perusahaan
Dalam sebuah bisnis terdapat beberapa bentuk perusahaan diantaranya perusahaan perseorangan, CV, firma, maupun perseroan terbatas. Dalam kaitannya dengan usaha bengkel sepeda motor pada tulisan yang lalu, menurut saya bisnis tersebut akan lebih baik jika dibuat dengan bentuk perusahaan perseorangan.
Alasan yang pertama dengan bentuk perusahaan perseorangan umur bisnis tersebut tidak terbatas, artinya bisnis tersebut akan terus berjalan sesuai keinginan si pemilik. Alasan kedua dana yang dibutuhkan cukup besar namun tetap terjangkau, artinya kita masih bisa meminjam dana melalui bank atau koperasi simpan pinjam. Alasan ketiga laba atau keuntungan yang dapat dinikmati sendiri. Alasan terakhir jika ingin melakukan tindakan untuk mengembangkan usaha ini tidak perlu persetujuan dari orang lain.
Perusahaan dalam bentuk perseorangan juga memiliki kekurangan, yang pertama resiko kegagalan yang di dapat lebih besar karena dikelola sendiri. Yang kedua adalah sulit mengatur roda perusahaan karena perusahaan diatur sendiri.
Oleh karena itu perusahaan tersebut harus dikelola sebaik mungkin agar hasil yang didapat maksimal dan resiko kegagalan dapat diminimalisir.

Kamis, 05 Januari 2012

Lingkungan Bisnis
Dari tulisan saya sebelumnya, dibahas mengenai peluang – peluang bisnis bengkel sepeda motor serta apa saja yang harus diperhatikan dalam merealisasikan bisnis tersebut. Jika bengkel sepeda motor tersebut mendapatkan respon yang baik dari masyarakat dan mengalami kemajuan yang pesat sehingga bengkel tersebut ramai konsumen maka tidak menutup kemungkinan akan mempengaruhi lingkungan bisnis di sekitarnya.
Pengaruh tersebut bermacam - macam, yang pertama kemajuan bengkel sepeda motor tersebut dapat berpengaruh buruk pada bengkel – bengkel sepeda motor di sekitarnya. Ada kemungkinan bengkel sepeda motor yang lebih dulu ada akan pindah dan memilih bengkel sepeda motor kita dengan alasan lebih lengkap dan nyaman sehingga kebutuhan konsumen lebih terpenuhi dan terpuaskan.
Kemungkinan kedua adalah berdampak baik pada bisnis disekitarnya yang sudah ada lebih dulu. Misalnya samakin ramainya restoran di dekat bengkel tersebut, karena konsumen dari bengkel sepeda motor tersebut dapat makan atau sekedar minum sambil menunggu proses jasa bengkel selesai.
Kemungkinan ketiga adalah munculnya peluang bisnis baru. Misalnya bisnis yang menjual khusus stiker untuk sepeda motor. Walaupun di bengkel tersebut juga menjual stiker untuk sepeda motor, namun dengan bisnis ini dapat menjual stiker sepeda motor yang lebih lengkap dan beragam. Sehingga ada kemungkinen konsumen dari bengkel tersebut membeli stiker sepeda motor di tempat bisnis baru itu.
Jadi untuk membuat sebuah bisnis kitapun harus melihat lingkungan bisnis yang ada, agar dapat memperkecil resiko gagal dan memperbesar peluan sukses.

peluang bisnis

PELUANG BISNIS

Peluang bisnis adalah kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi dalam kegiatan bisnis. Biasanya yang paling manjadi pusat perhatian adalah bagaimana caranya binis tersebut berada pada lingkungan yang tepat, dapat menarik perhatian masyarakat dan mempunyai peluang untuk mendapatkan laba yang cukup besar serta bisnis tersebut diharapkan dapat berkelanjutan. Banyak hal penting yang harus diperhatikan dalam memulai suatu bisnis diataranya minat dan bakat, modal, tempat bisnis, sasaran bisnis, dan resiko yang mungkin terjadi.
Di daerah kelapa dua Depok menurut saya adalah tempat yang tepat dan mempunyai peluang yang cukup menjanjikan dalam membuat sebuah bisnis bengkel sepeda motor. Alasannya disana terdapat sekolah dan kampus Universitas Gunadarma yang para murid, mahasiswa/mahasiswi, guru, dosen maupun staffnya banyak yang menggunakan sepeda motor. Disana memang sudah ada beberapa bengkel namun bengkel-bengkel tersebut memiliki fasilitas yang sangat terbatas. Bengkel – bengkel tersebut tidak mempunyai lahan yang cukup luas dan produk maupun jasa yang ditawarkan terbatas.
Agar bengkel sepeda motor yang akan dibuat memiliki peluang bisnis yang lebih besar dari bengkel sepeda motor yang sudah ada, maka kita harus melakukan sesuatu yang lebih menarik. Hal tersebut diantaranya membuat bengkel sepeda motor yang punya lahan cukup besar, menambahkan fasilitas steam motor, menmbahkan fasilitas cuci helem, menjual lebih banyak produk sperti produk accesories dan memiliki tempat yang nyaman untuk para konsumen.
Semakin besar suatu bisnis tentunya semakin besar resiko yang didapat. Bisnis ini dipastikan memerlukan modal yang cukup besar. Untuk itu kita harus sangat memperhatikan karyawan – karyawan yang bekerja memang berkompeten, langkah – langkah apa saja yang harus dilakukan jika ada masalah dalam bisnis ini dan yang paling penting bisnis ini harus sesuai minat dan bakat juga dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada orang – orang yang berkompeten.

Jumat, 16 Desember 2011

Sistem Penjualan Secara Kredit dan Piutang

Sistem Penjualan Secara Kredit dan Piutang

Sistem penjualan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu penjualan tunai dan penjualan kredit. Sekarang yang akan kita bahas adalah hal-hal mengenai sistem penjualan secara kredit.
Fasilitas kredit kadang bisa menjadi satu daya tarik yang ampuh untuk menarik konsumen namun jika anda tidak melindunginya dengan sistem yang baik maka anda akan rugi besar. Misalnya hanya konsumen yang sudah menjadi langganan sekian lama yang bisa mendapatkan fasilitas kredit. Beberapa tujuan perusahaan melakukan sistem penjualan secara kredit diantaranya untuk menaikkan volume penjualan dalam suatu periode tertentu
dan sebagai strategi persaingan memperbesar market share.
Penjualan secara kredit menimbulkan piutang bagi perusahaan. Piutang dapat diartikan sebagai tagihan kepada pihak lain dengan jangka waktu yang telah ditentukan sebagai akibat adanya penjualan kredit. Jika piutang perusahaan tidak tertagih maka akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Untuk mencegah hal tersebut maka harus dilakukan manajemen piutang.
Manajemen piutang adalah sebuah proses yang mendata, mengumpulkan, dan menagih piutang perusahaan dari tangan konsumen. Kegiatan manajemen piutang diantarnya:
• perencanaan jumlah dan pengumpulan pihutang
• pengendalian pihutang
 penyaringan langganan
 penentuan risiko kredit
 penentuan potongan-potongan ( return )
 penetapan ketentuan-ketentuan dalam menghadapi para penunggak
 pelaksanaan administrasi yang berhubungan dengan penarikan kredit
• penggunaan ratio-ratio

Kesimpulannya penjualan secara kredit dapat menimbulkan keuntungan maupun kerugian bagi perusahaan. Piutang adalah hal yang tidak dapat dipisahkan dari sistem penjualan secara kredit, untuk itu manajemen piutang sangat dibutuhkan untuk menghindari kerugian akibat sistem penjualan secara kredit atau piutang tak tertagih.

Referensi :
http://portalukm.com/siklus-usaha/mengelola-usaha/keuangan/manajemen-piutang/
http://www.scribd.com/doc/9677501/Manajemen-Piutang
http://aksartono.edublogs.org/files/2008/10/bab-vi-manajemen-piutang.pdf

Kamis, 13 Oktober 2011

perekrutan pegawai sektor informal (MSDM)

PEREKRUTAN PEGAWAI SEKTOR INFORMAL

Saya melakukan observasi pada perusahaan swasta sektor informal yaitu toko bahan bangunan.
Nama perusahaan : PT. MAJU JAYA
Nama pemilik : ACHMAD DANI
Alamat : Jl. Pramuka 1 Mampang-Depok
Tlp. : (021) 7777463
Perekrutan pegawai dilakukan dengan cara yang tidak rumit dan tidak sistematis. Untuk merekrut pegawai baru, perusahaan tidak membuat iklan, mencari pegawai baru dilakukan dengan komunikasi pereseorangan antara pemilik perusahaan dengan orang terdekat. Pemilik biasanya memilih orang yang sudah dikenal untuk jadi pegawai. Hal yang paling penting bagi pegawai agar bisa bekerja di perusahaan tersebut yaitu mempunyai fisik yang kuat, dapat mengendarai mobil, disiplin, ramah dan jujur. Pemilik tidak membutuhkan orang dengan pendidikan yang tinggi, karena untuk bagian administrasi ataupun staf biasanya orang yang dipilih adalah keluarganya sendiri yang dianggap mampu.
Gaji pokok yang diterima pegawai sebesar Rp. 30.000/hari. Sedangkan uang tambahan sebesar Rp. 3000/ satu kali mengirim barang ke pembeli. Pemilik biasanya memberhentikan pegawai jika lebih dari 1 minggu tidak masuk dan tidak memberikan kabar atau pegawai sibuk dengan pekerjaan di luar perushaan, karena pegawai seperti itu dapat menghambat kinerja perusahaan.

Rabu, 12 Oktober 2011

job design dan job description

NAMA : CHAERUL ANWAR
NPM : 11210535
KELAS : 2EA01

A. Job Design
Job design adalah proses yang menghubungkan tugas khusus dengan pekerjaan dan menentukan teknik, peralatan, dan prosedur yang harus digunakan untuk melakukan pekerjaan itu.
Contoh job design
Matahari Putra Prima, Tbk a leading Retail company in Indonesia which has been well known as shopping destination, as the most preferred retailer for customer and Indonesian family. Consistently brings value and fashion-high products and services to enhance the costumers’ quality of lifestyle. If you’d like to work in service line of our business, key positions are waiting for you!

IT NETWORK
Qualifications:
• Male / Female maximum age 35 years
• Education minimal D3 / S1 majoring in Informatics
• Infrastructure master WAN / LAN + Telecommunication Technology
• Having working experience in IT field (preferably)
• Ability to work in teams and individuals, deft, hard worker
If you are interested in this challenge, please send your cover letter to : recruitment@matahari.co.id (please indicate the code IT Network in the email Subject of your application) --- Update : Wednesday, October 12, 2011

B. Job Description
Diskripsi pekerjaan adalah seperangkat fungsi dan tugas tanggung jawab yang dijabarkan ke dalam kegiatan pekerjaan.
Pernyataan tertulis untuk semua tingkat posisi klinis dalam satu unit yang mencerminkan fungsi, tanggung jawab dan kualitas yang dibutuhkan.
H.Malayu S.P. Hasibuan : informasi tertulis yang manguraikan tugas dan tanggung jawab, kondisi pekerjaan, hubungan pekerjaan, dan aspek-aspek pekerjaan pada suatu jabatan tertentu dalam organisasi.
Robert L. Mathis & John H.Jackson : Identifikasi tugas dan tanggung jawab dari suatu pekerjaan.
B. Siswanto Sastrohadiwiryo : Rincian pekerjaan yang berisi informasi menyeluruh tentang tugas/kewajiban, tanggung jawab, dan kondisi-kondisi yang diperlukan apabila pekerjaan tersebut dikerjakan.
Hal-hal yang perlu dicantumkan dalam uraian jabatan (job description) pada umumnya meliputi :
• Identifikasi Jabatan, yang berisi informasi tentang nama jabatan, bagian dan nomor kode jabatan dalam suatu perusahaan
• lkhtisar Jabatan, yang berisi penjelasan singkat tentang jabatan tersebut; yang juga memberikan suatu definisi singkat yang berguna sebagai tambahan atas informasi pada identifikasi jabatan, apabila nama jabatan tidak cukup jelas
• Tugas-tugas yang harus dilaksanakan. Bagian ini adalah merupakan inti dari Uraian Jahatan dan merupakan bagian yang paling sulit untuk dituliskan secara tepat. Untuk itu, bisa dimulai menyusunnya dengan mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang apa dan mengapa suatu pekerjaan dilaksanakan, dan bagaimana cara melaksanakannya
• Pengawasan yang harus dilakukan dan yang diterima. Bagian ini menjelaskan nama-nama jabatan yang ada diatas dan di bawah jabatan ini, dan tingkat pengawasan yang terlibat
• Hubungan dengan jabatan lain. Bagian ini menjelaskan hubungan vertikal dan horizontal jabatan ini dengan jabatan-jabatan lainnya dalam hubungannya dengan jalur promosi, aliran serta prosedur kerja
• Mesin, peralatan dan bahan-bahan yang digunakan
• Kondisi kerja, yang menjelaskan tentang kondisi fisik lingkungan kerja dari suatu jabatan. Misalnya panas, dingin, berdebu, ketal, bising dan lain-lain terutama kondisi kerja yang berbahaya
• Komentar tambahan untuk melengkapi penjelasan di atas.




Referensi :
http://www.bilaboong.com/2009/06/lowongan-kerja-pt-matahari-putra-prima.html
http://anisadeviana.blogspot.com/2009/11/job-design.html
http://kmpk.ugm.ac.id/data/SPMKK/6c-DISKRIPSI%20PEKERJAAN(revJan%2703).doc
http://tuangkan.wordpress.com/2009/03/08/tugas-mata-kuliah-msdm-job-design-job-analysis/
http://www.blogiztic.com/edukasi/contoh-job-analysis-job-description-dan-job-specification.html

Senin, 26 September 2011

BISNIS TAMAN KOTA

Bisnis Taman Kota
Peluang bisnis adalah kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi dalam kegiatan bisnis. Biasanya yang paling manjadi pusat perhatian adalah peluang laba yang akan di dapat dalam suatu bisnis. Banyak hal penting yang harus diperhatikan dalam memulai suatu bisnis diantaranya minat dan bakat, modal, tempat bisnis, sasaran bisnis, dan resiko yang mungkin terjadi.
Kota Depok saat ini sedang dalam pembangunan yang cukup drastis. Banyak peluang-peluang bisnis yang dapat kita manfaatkan. Ditengah maraknya pembangunan pusat perbelanjaan dan perumahan dengan suasana yang makin modern, saya rasa ada peluang bisnis yang besar dalam membuat taman kota. Saya rasa penduduk kota Depok pada khususnya akan sampai pada titik jenuh pada suasana kota yang modern dan penat, pada suasana penduduk dan kendaraan yang semakin padat.
Taman kota sebaiknya dibuat di daerah dengan lahan yang luas dan belum banyak dimanfaatkan, seperti di daerah sawangan Depok atau daerah mampang Depok. Selain banyak lahan yang belum dimanfaatkan, daerah tersebut juga cukup strategis. Dari segi angkutan umum sangat banyak dan mudah ditemui, dapat menggunakan angkutan 03, 110 dan s16 jadi penduduk dari pusat kota Depok seperti margonda, dari cinere, sawangan bahkan dari jakarta dan bogor sangat mudah untuk menemukan lokasi taman kota. Derah tersebut juga mempunyai penduduk yang cukup padat, banyak sekolah, perumahan, ada beberapa pusat perbelanjaan yang menjadikan lebih mudah menarik sasaran pasar atau sasaran konsumen.
Taman kota sebaiknya dibuat semenarik mungkin, tidak hanya berisi pepohonan dan tanaman tapi lebih baik lagi jika ditambahkan berbagai aneka satwa, acara pertunjukan anak-anak bangsa, pameran karya-karya anak bangsa, kegiatan out bond, dan kuliner khas Indonesia namun tetap dalam porsi yang tepat dan tidak berlebihan.Taman kota juga bisa diisi dengan kebun belimbing sesuai dengan icon kota Depok. Jadi dengan satu bisnis taman kota saja banyak memberikan manfaat diantaranya rekreasi, edukasi, pelestarian budaya, menambah lowongan pekerjaan, menambah daerah resapan kota depok dan tentunya sebagai salah satu pelestarian lingkungan.
Semakin besar suatu bisnis tentunya semakin besar resiko yang didapat. Dalam bisnis taman kota ini memiliki beberapa resiko diantaranya, iklim di Indonesia yang tidak menentu sehingga perlu penengan khusus bagi tumbuhan dan hewan agar tetap hidup, taman kota ini tentunya akan menambah kemacetan di kota Depok, dan jika taman kota tidak mengalami inovasi pembaharuan maka ada kemungkinan masyarakat akan cepat jenuh. Namun bisnis ini memang memerlukan banyak modal dan banyak perhitungan yang matang. Untuk itu diperlukan orang-orang yang ahli dalam membuatnya.