Sabtu, 04 Desember 2010

Kasih


Beribu Makna Kasih
Semua orang pasti pernah mendengar kata kasih, kata yang menurut saya bukan hal baru bagi semua orang. Namun jika diminta untuk mengartikan kata kasih, pasti kita semua memiliki pendapat, pandangan dan penafsiran berbeda. Menurut seorang motivator bernama katedra rajawen, kasih itu sabar, kasih itu murah senyum, ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan, dan tidak mencari keuntungan diri sendiri, ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Menurutnya orang yang tidak puya kasih dalam pedoman hidupnya tidak pantas disebut orang beragama dan beriman.
Menurut saya, kasih adalah sesuatu yang abstrak, tidak bisa digambarkan dengan jelas namun dapat dirasakan. Kasih punya beribu makna, tergantung cara pandang yang mentafsirkannya. Kasih identik dengan kebaikan dan kemulyaan. Orang baik dan orang jahat sama-sama dapat melakukan kebaikan, namun keduanya belum tentu melakukannya dengan kasih dan keikhlasan.
Beberapa orang kadang keliru mentafsirkan kata mengasihi dan mengkasihani. Mengasihi adalah melakukan sesuatu dengan tulus ikhlas, melakukannya penuh kasih dan untuk kebaikan. Mengkasihani adalah perasaan kasihan terhadap sesuatu tanpa bertindak lebih jauh untuk memperbaiki suatu hal dan menjadi lebih baik. Sebagi contoh, ketika kita sedang sakit kita tidak boleh mengkasihani diri kita tapi kita harus mengasihi diri kita.
Kasih juga dapat diartikan memberi. Sebuah kalimat yang sudah dijadikan prinsip hidup bagi bebrapa orang yaitu “ memberi lebih baik dari pada menerima” . Menjadi orang yang dapat memberi dan berguna bagi orang lain dengan penuh kasih sesungguhnya adalah orang dengan kualitas diri yang tinggi.
Sesungguhnya kasih itu kebaikan, kebaikan adalah hal yang membahagiakan, kebahagiaan adalah suatu keindahan, keindahan adalah seni, seni itu hal yang berharga. Jadi orang yang penuh kasih sesungguhnya orang yang paling berharga dengan segala keindahan dan membahagiakan.
Bisa dibayangkan jika dalam kehidupan bermasyarakat semua orang saling mengasihi pasti hidup ini terasa lebih damai dan membahagiakan.

Refrensi :
Filsafat.kompasiana.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar